Tren "Panglima Tenggo" mencerminkan cara Gen Z memaknai kerja, menekankan work-life balance dan fleksibilitas, sambil tetap menyelesaikan tanggung jawab.
This is a generation that would rather spend 40 minutes researching an automation, an AI shortcut, or a ...
Gaya hidup soft life kini semakin diminati oleh Gen Z seiring bergesernya pandangan mereka terhadap budaya kerja keras tanpa henti atau hustle culture.
Seiring dengan banyaknya Gen Z yang telah menyelesaikan masa studi dan masuk ke dunia kerja, diskusi tentang generasi “digital native” ini makin sering terdengar. Beberapa orang menilai kehadiran ...